Tampilkan postingan dengan label dalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dalam. Tampilkan semua postingan

Bayi Dibunuh Disembunyi Dalam Mesin Basuh

. Kamis, 13 Maret 2014
0 komentar

Shanghai – Misteri kehilangan seorang bayi berusia empat bulan akhirnya terbongkar apabila ibunya menemui anaknya itu di dalam mesin basuh, ketika dia mahu membasuh pakaian.

Lebih mengejutkan mayat bayi itu dimasukkan dalam beg plastik sebelum disembunyikan dalam mesin basuh itu.

Selepas siasatan dijalankan, mereka tidak menyangka bahawa pembunuh bayi malang itu adalah ibu saudaranya sendiri.

Suspek mengaku membunuh bayi berkenaan selepas bergaduh dengan kakaknya membabitkan isu wang.

Pembunuh tersebut, yang dikenali sebagai Lei ditangkap lewat malam semalam.

Setakat ini siasatan masih dijalankan.

Keluarga wanita itu, yang seramai lapan orang telah berpindah dari Anhui ke Shanghai dan menetap di dalam sebuah rumah.

Mereka menyara hidup dengan menjual makanan di gerai di bawah apartmen yang mereka duduki.

Kehilangan bayi itu disedari oleh neneknya apabila dia mendapati cucunya telah tiada di tempat tidur.

Susulan itu laporan polis dibuat selepas mereka bimbang bayi berkenaan diculik ketika mereka sekeluarga sibuk bekerja.

Polis kemudiannya menjalankan gerakan mencari bayi berkenaan di seluruh kawasan namun gagal mendapat petunjuk.
Read More..

Indahnya Probolinggo Dalam Karnaval Budaya

. Minggu, 16 Februari 2014
0 komentar

Sangat menarik bagi saya ketika menyaksikan Karnaval  Budaya dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo – Jawa Timur  pada tgl 22 September 2012.  Pada kegiatan itu banyak menampilkan budaya dan kesenian  yang berkembang di Probolinggo. 

Acara ini  dikemas dan ditampilkan secara indah dan menarik oleh para peserta karnaval  yang berjumlah 52 tim dari berbagai elemen pemerintahan dan warga. Mereka menggunakan beraneka kostum , koreografi dan peralatan musik  dalam berbagai bentuknya.

Budaya dan kesenian yang ditampilkan dalam pawai itu ada yang tradisional dan  khas Probolinggo seperti Karapan Sapi Brujul yang ditampilkan oleh tim dari Kecamatan Kedopok.  

 Berbeda dengan karapan sapi yang ada di Madura dan sesuai dengan namanya, sapi yang digunakan dalam karapan  ini adalah Sapi Brujul, yaitu sapi yang masih berusia anak-anak.

Ada juga kesenian Jaranan yang oleh beberapa tim. Kesenian ini  dimainkan oleh para personelnya yang terdiri dari para pria yang mengenakan busana dan topeng yang khas.

 
Yang menarik, di dalam karnaval  ini ada beberapa tim yang menampilkan kesenian tradisional  khas Probolinggo lainnya yaitu Jaran Bodhag. Kesenian ini menggunakan properti berbentuk kuda  yang terbuat    dan anyaman bambu dan hiasan dari kain dan manik-manik yang beraneka warna.


------------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  
OLeh-oleh Khas Tuban 

Indahnya Panorama Pantai Pasir Putih Di Situbondo
Aksi Roode Brug Surabaya Peduli Veteran
Semaraknya Karnaval Budaya Di Tuban
Indahnya Indonesia Dalam Karnaval Budaya
Buaya Di Pantai Kartini - Rembang
Nunasa Klasik Di Masjid Agung Rembang

Situs Giri Kedaton Peningggalan Sunan Giri
Nasi Krawu yang Nikmat dan Khas Gresik
Menyimak Jejak R.A. KArtini Di Museum 
Artefak Di Kawasan Makam Sunan Bonang 
Mengenang RA Kartini Melalui Foto-Foto Lama

Hantu Yang Aneh di Lamongan 
Relief 3 Dimensi di Kelenteng Tuban 
Api Yang Tak Bisa Padam Di Bojonegoro
Maharani, Si Cantik dari Lamongan 
Serunya Disemprot Air di Tempat Wisata
Indahnya Masjid Agung Raudlatul Jannah Di Probolinggo

Semaraknya Karnaval Budaya 2012  Di Tuban
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Ijazah Dokter Jawa Di Masa Lampau
Merak Albino Yang Eksotis dan Langka 
Indahnya Kebun Raya Purwodadi Di Musim Kemarau 
Susahnya Transportasi Menuju Ke Gunung Bromo

Sisi Lain Monumen Tugu Pahlawan Surabaya 
Ragam Kapal dan Perahu Tradisional di Lamongan 
Sosok Dokter Perintis Museum SANTET  
Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya 
Pura Mandara Giri Semeru Yang Megah Di Lumajang

Relief Kucing Di Kelenteng Tjoe Ling Kiong - Tuban
Kota TEXAS Di Lamongan 
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet 
Harimau dan Singa Liar Di Lamongan
Benda-benda Bernuansa Mistis dan Magis di Museum

Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 
Penjual Bunga Edelweiss Di Gunung Bromo
 

Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban
Tank Marinir Yang Legendaris Di Museum Probolinggo 

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo Yang Semarak

Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik

Indahnya House Of Sampoerna Di Malam Hari
Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Lamongan 
Kapal Selam Yang Terdampar Di Surabaya

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo 

Nostalgia Foto-foto Tuban Masa Lampau
Batu-batu  dan Relung Unik di Gua Akbar
Legenda Batu Gajah di Tanah Tuban
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban 
Atraksi Kekuatan Ala Samson Di Tuban 

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang 
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo

Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
 

Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban 
Indahnya Pantai Panyuran - Tuban 
Pameran Foto Bol Brutu di House Of Sampoerna 

Souvenir Ongkek Yang Unik dan Khas Tuban
Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar 
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban 

Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya

Makam Siti Fatimah Binti Maimun Yang Unik
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio 


Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
Tradisi Bubur Suruh Di Makam Sunan Bonang
Buah Kenitu Yang Nikmat Dan Segar

Bertemu Bajak Laut Di Lamongan
Indahnya Pasar Bunga Kayun Di Surabaya
Wisat` Laut Tuban Yang Mengecewakan
Makam Panjang 9 Meter di Gresik
Arca-arca Kuno Di Pemandian Banyu Biru 

Rumah Kucing Di Lamongan 
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan 
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio 
Gulai Kacang Hijau Yang Unik Ala Surabaya

Nuansa Horor Di Museum Kesehatan
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban 
Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio
Situs Bangunan Kuno Di Kayangan Api 

Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Rambu Ala Slankers Di Bojonegoro
Buah Kepel Sebagai Deodoran Alami
Kelenteng Mungil Poo Tong Biaw di Besuki

Nikmat dan Segarnya Es Dawet Siwalan
Indahnya Alun-alun Tuban di Malam Hari
Pesona Kesegaran Air Terjun Sri Getuk
Ribuan Ikan dan Kelelawar di Gua Ngerong
Gemerlap Istana Dalam Gua 
 

Rumah Gajah Mungkur Yang Indah Dan Unik
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Parade Foto-foto Indah Karya Brutuis

Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung  
Uang Lama Dan Kuno Keluaran Probolinggo
Kesenian Singo Ulung Yang Eksotis Dari Bondowoso

Relika Makam Walisongo Di Lamongan
Nikmatnya Jajanan Ala Kampung Ampel - Surabaya 
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Museum Probolinggo 
Gereja Merah Yang Unik Di Probolinggo 

 Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
================================================================


Kesenian dan budaya tradisional lainnya adalah hadrah , tarian ala etnis Arab, Reog Ponorogo, kuda lumping dan sebagainya.Diantara penampil  kesenian itu ada yang personilnya terdiri dari anak-anak yang tampil dengan pesona wajah imut dan polosnya.

Selama perjalanan, masing-masing tim sering berhenti sejenak untuk menampilkan atraksinya di hadapan warga yang menjadi penontonnya.

Suasana heboh pun terasa ketika kesenian yang menggunakan perlengkapan yang cukup besar  dan gerak yang sangat dinamis seperti Reog Ponorogo dan Jaran Bodhag menampilkan atraksinya. 
     
Saya merasa kagum dengan antusias dan semangat para peserta dalam karnaval budaya ini. Begitu juga dengan warga yang menjadi penontonnya. 
 
Mereka juga tampak antusias, terhibur dan sangat menikmati sajian dari peserta pawai budaya. 
 
Aplaus yang meriah  dari penonton seolah menghiasi setiap jalan yang menjadi route dan dilalui dalam kegiatan ini.



Read More..

Pondan Mengamuk GIGIT DAN CAKAR Anggota Imigresen Dalam Serbuan

. Rabu, 12 Februari 2014
0 komentar
Pondan Mengamuk, GIGIT DAN CAKAR Anggota Imigresen Dalam Serbuan


IPOH – Gara-gara enggan ditahan pihak berkuasa, beberapa pondan bertindak agresif dengan mencakar dan menggigit anggota Jabatan Imigresen dalam satu serbuan yang dijalankan di sekitar bandar raya ini malam kelmarin.
Kumpulan pondan yang berasal dari Thailand ini turut diberikan jolokan ‘bapok tangga’ kerana berpakaian seksi dan didapati bergiat aktif di sekitar tangga premis kedai bagi mendapat perhatian pelanggan.
Pelacur pondan yang berusia antara 24 ke 28 tahun itu cuma mengenakan bayaran RM30 hingga RM50 jika pelanggan mahu mendapatkan perkhidmatan seks daripada mereka.
Bagaimanapun, kegiatan itu terbongkar selepas aktiviti jijik mereka berjaya dihidu Jabatan Imigresen di sini.
Timbalan Penolong Pengarah Imigresen Perak, Irwan Zahid berkata, pihaknya terlebih dahulu mengintip pergerakan pelacur pondan terbabit sebelum menyerbu lokasi mereka menjalankan aktiviti tidak bermoral itu.
Menurutnya, sewaktu serbuan dijalankan, pelacur pondan warga Thailand itu terkejut malah ada dalam kalangan mereka yang cuba melarikan diri ke tingkat atas bangunan bagi mengelakkan diri dicekup.
“Malah, empat daripada pondan terbabit turut ‘mengganas’ sebelum anggota kami berjaya menghentikan tindakan agresif mereka itu.
“Selain itu, mereka juga didapati tidak mempunyai dokumen perjalanan sah memasuki negara ini,” katanya.
pondan
Dalam perkembangan berkaitan, Irwan berkata, seramai 27 anggota bertindak melakukan operasi di beberapa buah di sekitar bandar raya ini.
Katanya, dua rumah yang disasarkan adalah di Kampung Kepayang, Fair Park dan Tanjung Rambutan.
“Dalam serbuan di Kampung Kepayang, Fair Park, kami memberkas dua lelaki, empat perempuan dan dua kanak-kanak perempuan warganegara Indonesia berusia antara dua hingga 35 tahun yang didapati tidak mempunyai dokumen sah memasuki negara ini.
“Operasi turut dilakukan di sebuah rumah di Tanjung Rambutan, di sini, sebelum empat lelaki warga Myanmar berusia 23 hingga 36 tahun diberkas kerana tidak mempunyai dokumen sah untuk tinggal di negara ini.
“Semua yang ditahan akan disiasat mengikut Seksyen 6(1)(c) Akta Imigresen 1959/63 (Akta 155) iaitu tinggal di negara ini tanpa pas yang sah,” katanya.
Beliau berkata, operasi yang bermula jam 10 malam dan berakhir pada jam 2 pagi itu dianggap berjaya berikutan ramai pendatang asing berjaya diberkas tinjauan dari intipan dan maklumat awam.
Read More..

Mahkamah beku sementara keahlian Isa dalam KPF

. Minggu, 29 Desember 2013
0 komentar
  • Koh Jun Lin
  • Malaysiakini Jun 19 2012
 
Mahkamah Tinggi di Kuala Lumpur telah membekukan sementara pelantikan Tan Sri Isa Abdul Samad sebagai pengerusi Koperasi Permodalan Felda (KPF) dan keahliannya dalam koperasi tersebut.

Hakim Abang Iskandar Abang Hashim berkata terdapat merit untuk membenarkan empat peneroka Felda mencabar keahlian Isa dan sebagai pengerusi KPF.

Hakim Datuk Abang Iskandar juga menolak semua bantahan awal yang dibangkitkan oleh Peguam Kanan Persekutuan Shamsul Bolhassan, kata peguam peneroka berkenaan, Mohamed Hanipa Maidin kepada pemberita.

Oleh itu, keputusan dalam kamar hari ini membenarkan pembekuan sementara terhadap keahlian Isa dalam KPF dan kedudukannya sebagai pengerusi.

"Jadi ada mesyuarat esok dan Isa tak boleh hadir," kata Hanipa kepada pemberita selepas muncul dari kamar hakim. [Baca berita penuh]
Sementara itu, Bernama melaporkan, Hanipa Maidin mewakili pemohon Abdul Talib Ali, Abdul Mubin Abdul Rahman, Abdul Razak Mohammad dan Muhamad Noor Atan manakala Peguam Kanan Persekutuan Shamsul Bolhassan mewakili responden iaitu Panel Pertikaian Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM), SKM, dan KPF.
   
Katanya, mahkamah juga membenarkan permohonan pemohon untuk mendapatkan perintah sementara bagi menggantung status keanggotaan dan pemilihan Mohd Isa dalam KPF di bawah Seksyen 36(1)(b) Undang-Undang Kecil KPF, bagi tujuan pengesahan mesyuarat agung perwakilan KPF yang akan diadakan pada 20 Jun ini dan juga sehingga keputusan penuh semakan kehakiman.

Hanipa berkata antara alasan yang dikemukakan Pejabat Peguam Negara itu ialah peneroka Felda bukanlah pihak yang terjejas dengan keputusan responden dan mereka juga tidak ada locus standi untuk menfailkan saman itu dan isu itu bukan melibatkan undang-undang awam.
   
"Tarikh untuk pendengaran penuh semakan kehakiman belum ditetapkan oleh mahkamah," katanya.
   
Pada 12 Jun lepas, keempat-empat peneroka itu menfailkan permohonan itu bagi memohon deklarasi bahawa keputusan responden pertama dan kedua iaitu Panel Pertikaian SKM, SKM, bertarikh 23 Mei lepas, yang mengekalkan keanggotaan Mohd Isa adalah tidak sah, terbatal dan tidak mempunyai apa-apa kesan.
     
Mereka juga memohon mahkamah membatalkan keputusan itu dan perintah mandamus supaya KPF membatalkan keanggotaan Mohd Isa dalam KPF.

Mereka juga memohon perintah sementara bagi menggantung status keanggotaan dan pemilihan Mohd Isa dalam KPF.
     
Pemohon mendakwa berdasarkan Peraturan 11(1)(c) yang dibaca bersama Peraturan 2 Undang-Undang Kecil KPF, Mohd Isa tidak layak menganggotai KPF kerana beliau bukan kakitangan yang dilantik secara tetap oleh Felda.
   
Mereka berkata Mohd Isa adalah pengerusi Felda yang dilantik secara kontrak dan seorang Anggota Dewan Undangan Negeri Bagan Pinang, Negeri Sembilan.
Read More..

Koleksi 100 Ekor Kucing Mati di Dalam Peti Sejuk Kerana Sedih

. Kamis, 26 Desember 2013
0 komentar

18 Dis 2012

 
Koleksi 100 Kucing Mati di Dalam Kulkas Karena Sedih
Liputan6.com, Jakarta : Sepatu, tas, baju merupakan barang-barang yang sering dijadikan koleksi oleh kaum hawa. Mengumpul suatu barang yang disukai memang menjadikan suatu hal yang mengasyikkan.

Tapi, apa jadinya bila seorang wanita  lebih memilih mengumpul kucing mati daripada barang-barang mewah yang lazim dipilih oleh wanita. Saking sedihnya ditinggal mati kucingnya, wanita ini memilih menaruh kucing yang mati di peti sejuk daripada menguburkannya.

Seperti dilansir the sun, Khamis (6/12/12) bahawa seorang perempuan di Amerika Syarikat mengaku mengumpul kucing mati yang dia simpan di dalam peti sejuk. Tak tanggung-tanggung, jumlah kucing yang menjadi koleksi berjumlah 100 ekor.

Kes ini muncul ketika warga Amerika Syarikat dibuat terkejut oleh suatu tayangan televisyen yang menayangkan soal hewan-hewan kesayangan. Wanita yang mengaku bernama Terry ini sengaja mengundang kru acara tersebut untuk melakukan shooting di rumahnya dan memperlihatkan koleksi hewan kesayangannya. Tapi, apa yang terjadi? Justru kru acara tersebut dibuat menganga ketika Terry memperlihatkan koleksinya.

Puluhan kucing mati ditemukan oleh kru dalam keadaan yang mengerikan. Kucing tersebut terbungkus dan disegel lalu ditaruh di dalam peti sejuk  menyatu dengan makanan-makanan yang sengaja dibekukan.

Terry mengakui bahawa semua bangkai kucing itu merupakan peliharaannya yang mati. Terry pun menceritakan awal mula kenapa dia sampai memelihara kucing di rumahnya.

"Kucing ini saya ambil dan saya jadikan peliharaan beberapa tahun lalu. Kerana koleksinya banyak, semua diluar kendali saya. Banyak kucing saya yang kahwin dan melahirkan anak. Kalau dijumlah, kucing saya ada sebanyak 50 pasang," cerita Terry.

Waktu disinggung kenapa kucing yang ia pelihara banyak yang mati, dengan santai Terry mengatakan "Saya tidak mampu memberikan makan semua kucing itu dengan baik. Kerana hal itu, banyak kucing itu yang sakit lalu mati."

Disebabkan Terry tidak memiliki wang tunai untuk menanam semua kucing-kucing itu, Terry pun nekat mengkramasi dan menyimpan tubuh kucing-kucingnya itu ke dalam peti sejuk.

Dengan rasa percaya diri yang tinggi, di depan kamera Terry mengatakan bahawa suhu dingin di peti sejuknya boleh berkisar antara 75 sampai 100 darjah celcius.

Terry tampaknya memang penyayang binatang, dalam keadaan menangis ia pun mencurahkan isi hatinya, "Aku tahu aku harus membuang mereka. Tapi, aku menyayangi kucing-kucing kecil itu. Aku tidak ingin mereka meninggalkanku. Aku pun mengakui bahawa apa yang kulakukan tak layak disebut sebagai penyayang binatang. Aku memperlakukan mereka dengan begitu sadis."

Setelah Terry menceritakan semuanya, kru acara televisi tersebut pun mengambil tindakan untuk mengubur kucing-kucing tersebut dengan selayaknya.

Diduga Terry mengalami gangguan psikologis karena tak mau berpisah dengan kucingnya. (ADT/IGW)
Read More..

Jilat Tombol Pintu Cara Baru Model Jepun Posing Dalam Gambar

. Minggu, 22 Desember 2013
0 komentar
WTFishhh ?! Kami tidak tahu kenapa model-model dari Jepun ini buat posing pelik-pelik. Harap-harap orang luar sana yang suka buat duckface tak berjangkit dengan posing mengarut ni. #LOLololol..


http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com

http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
http://speakerpecah.blogspot.com
Read More..

Kes bayi dua bulan maut dalam periuk selesai

. Rabu, 18 Desember 2013
0 komentar

myMetro

BATU PAHAT: Kes berkaitan kematian Asyraful Iskandar Mohd Noor, bayi lelaki berusia dua bulan yang ditemui meninggal dunia di dalam periuk di bawah kabinet dapur kediaman keluarganya di Kampung Seri Ladang, Rengit di sini, kelmarin, dianggap selesai.
Ketua Polis Daerah Batu Pahat, Asisten Komisioner Din Ahmad berkata, siasatan pihaknya mendapati tiada unsur jenayah membabitkan kematian Iskandar.

“Kes diklasifikasikan sebagai mati mengejut dan kami sudah merekodkan keterangan daripada keluarga mangsa. Ia kini dianggap selesai,” katanya, semalam.
Dalam kejadian kelmarin, Iskandar dikatakan hilang daripada buaian di kediamannya sebelum ditemui di dalam periuk oleh polis yang melakukan siasatan di sana.

Sebelum itu, bapa mangsa, Mohd Noor Salleh, 58, mendakwa pada hari kejadian iaitu jam 8 pagi, dia ke Klinik Kesihatan Seri Merlong dan kembali semula sejam kemudian dan mendapati isterinya, Zarinah Dahalan, 42, berada di muka pintu dan memaklumkan Iskandar hilang daripada buaian.

Menurut Noor, mereka bersama jiran berusaha mengesan Iskandar namun gagal sebelum membuat laporan di Balai Polis Rengit.

Iskandar bagaimanapun ditemui di dalam periuk dan disahkan meninggal dunia oleh doktor pakar di Hospital Batu Pahat akibat kegagalan fungsi otak.
Read More..