Tampilkan postingan dengan label tak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tak. Tampilkan semua postingan

Api Yang Tak Padam Di Bojonegoro

. Kamis, 06 Februari 2014
0 komentar

Di Kabupaten Bojonegoro – Jawa timur terdapat api yang cukup unik.  Api itu tidak bisa padam walau disiram dengan air dan bahkan kena air hujan yang paling deras sekalipun. 
Begitulah keunikan yang ada pada api di Kayangan Api ini.

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
 Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban 

Kayangan  Api yang merupakan sumber  api abadi ini berada di Desa Sendagharjo, Kecamatan Ngasem. Sekitar 28 km arah barat daya dari pusast kota Bojonegoro. 
Lokasinya berada di dalam hutan dengan vegetasi utama pohon jati. Selama perjalanan menuju ke Kayangan Api, selain deretan pohon jati, juga bisa dijumpai aktifitas warga yang sedang mencari ranting kayu sebagai bahan bakar.

Ada juga  sekawanan hewan ternak seperti kerbau, kambing dan sapi  yang sedang merumput.
Untuk masuk masuk kawasan Kayangan Api dieknakan tiket masuk Rp 3000 per orang.Di bagian depan terdapat gerbang masuk yang benrtuknya seperti Gapura Supit Urang . Gapura itu berwarna hitam dengan ornamen dua patung Dwarapala di sebelah kanan dan kiri pintu masuk.
Melangkahkan kaki  memasukinya kemudian terdapat taman dengan kursi yang etrbuat dari semen. Di dekat taman ini terdapat monumen Api Pon karena Kayangan Api  ini menjadi tempat pengambilan api untuk menyalakan  obor pada pelaksanaan PON XV tahun 2000 di Jawa Timur.
Sekitar 75 meter dari gerbang masuk terdapat sumber api Kayangan Api yang berupa tumpukan batu. 
=======================================================================
Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
 
Jenazah Utuh Walau Sudah Dimakamkan Puluhan Tahun 
Sisi lain Keindahan Di Gunung Bromo
Jejak Panser Yang legendaris Di Surabaya 
Kupat Ketheg yang Unik Dan Khas Di  Gresik 
Koleksi Keramik Kuno masa Dinasti Ming di  Di House of Sampoerna 

 
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog


Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
OLeh-oleh Khas Tuban 
Hantu Yang Aneh di Lamongan

Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban 


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Lamongan 
 
Batu-batu  dan Relung Unik di Gua Akbar 
Legenda Batu Gajah di Tanah Tuban 
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban
Atraksi Kekuatan Ala Samson Di Tuban 

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban

Novi Wulandari - Lamongan,  Peringkat 2  - NUN 2012

Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar 
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban 

Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio
Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
 
Rumah Kucing Di Lamongan 
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan 
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio 

Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban

Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio

Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Rambu Ala Slankers Di Bojonegoro
Buah Kepel Sebagai Deodoran Alami

Nikmat dan Segarnya Es Dawet Siwalan
Indahnya Alun-alun Tuban di Malam Hari
Pesona Kesegaran Air Terjun Sri Getuk
Ribuan Ikan dan Kelelawar di Gua Ngerong
Gemerlap Istana Dalam Gua 
 
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung  
=================================================================

Di sekitar tumpukan batu itu mengeluarkan lidah api yang menimbulkan hawa panas di sekitarnya dengan mengeluarkan bau menyengat ala gas elpiji.

Sumber api itu dikelilingi dengan pagar  yang terbuat dari besi dengan bentuk melingkar  berdiameter sekitar 8 meter. Di sekitarnya  terdapat  empat candi Kelir yang masing-masing candi itu  dikawal dengan  sebuah patung Dwarapala pada sudut kanannya.

Di bagian timur sumber api  ini terdapat sebuah pohon jati yang cukup besar dan tinggi . Sesuai dengan legenda tentang Kayangan Api, lokasi sekitar pohon itu merupakan petilasan yang  konon dulunya menjadi tempat bersemedinya Mpu Kriya Kusuma atau Supagati, seorang Empu ( pembuat keris ) yang sakti pada masa kerajaan Majapahit.
Di sekitar petilasan ini terdapat situs purbakala yang pada pertengahan Desember   tahun 2010 telah diadakan penggalian dan penelitian oleh Tim Arkeolog dari Universitas Indonesia. Dalam penggalian dan penelitian itu didapatkan penemuan tumpukan batu batu yang berwarna merah  yang berukuran   cukup panjang dan besar.

Tumpukan batu bata yang terbuat dari tanah liat itu diduga merupakan bagian bangunan dari pura atau candi dengan aktifitasnya yang berkaitan dengan Kayanga n Api di masa lampau.



Sayang , situs purbakala itu sekarang keadaannya seperti terlantar. Tanpa perawatan dan perlindungan pagar yang khusus, banyak pengunjung yang begitu mudahnya menginjak-injak situs purbakala itu.

Di sebelah barat sumber api sekitar 80 meter terdapat sumber air yang berwarna hijau dan bergelembung yang disebut dengan nama Sumber air Blekutuk.

Dari bau yang menguar di sekitarnya , sumber air itu mengandung belerang. Namun uniknya,  air  pada sumber  air Blekutuk ini bersuhu dingin. Berbeda halnya dengan sumber air yang mengandung belerang yang biasanya bersuhu hangat atau panas.

Kayangan Api ini cukup ramai didatangi oleh wisatawan. Tak jarang mereka datang ke wisata ini dengan membawa jagung untuk dibakar atau  ayam untuk dibakar /  dipanggang dengan menggunakan panas dari sumber api yang ada di Kayangan Api.




Read More..

Tak Nak Jadi Anti Sosial Berhenti Pakai Telefon

. Jumat, 20 Desember 2013
0 komentar

Pengarah dan penerbit terkenal Aziz M. Osman memberitahu dia sekarang sedang melatih dirinya untuk tidak menggunakan telefon bimbit sejak beberapa bulan lalu.

Keputusan tersebut dibuat apabila beliau mula merasakan kecanggihan telefon bimbit zaman sekarang membuatkan diri seseorang itu melupakan aktiviti serta pergaulan dengan orang-orang sekeliling, baik dengan rakan-rakan ataupun ahli keluarga.

Lebih membuatkan beliau nekad untuk tidak menggunakan telefon bimbit ialah apabila anak-anaknya meminta beliau membelikan telefon pintar dan macam-macam gadjet lain.

“Sebelum ni saya pakai telefon. Tapi dah 3, 4 bulan saya melatih diri saya untuk tak pakai telefon. Saya berhenti pakai telefon sejak anak saya mula minta belikan ipad lah, iPhone lah, tablet dan macam-macam lah gadjet zaman sekarang.

“Lagipun dah jadi macam satu kebiasaan sekarang, semua orang kalau ada telefon di tangan tu asyik leka dengan telefon. Kalau duduk berkumpul bersama pun, dah tak berbual sangat dah tapi masing-masing leka dengan telefon. Saya rasa cara tu tak sihat. Nanti lama-lama kita tak pandai nak bergaul dengan orang sebab asyik dengan telefon saja.

“Tapi saya tidak la berhenti memakai telefon untuk selamanya. Saya ni sebenarnya peminat tegar iPhone. Jadi selagi saya tak dapat miliki iPhone 5S, selagi tu lah saya tak mahu pakai telefon”, katanya ketika ditemui di Booth Camp Liga Lawak Superstar di Hulu Langat, semalam.

Dalam rancangan terbaru TV3 itu, Aziz bertindak sebagai salah seorang daripada lapan komedian yang bertanggungjawab memberi panduan, tunjuk ajar serta strategi kepada ahli pasukan masing-masing untuk berjaya. Liga Lawak Superstar merupakan idea cetusan pengarah dan penerbit serba boleh, Afdlin Shauki.

Berhenti Buat Drama

Dalam pada itu Aziz memberitahu dia kini sudah berhenti mengarahkan drama televisyen tetapi masih lagi menerbitkan drama mahupun filem.

“Saya dah berhenti mengarah drama TV. Saya berhenti sebab saya rasa saya tak boleh sampaikan cerita yang mengikut selera penonton sekarang. Kalau saya penuhi citarasa penonton ia akan membuatkan saya terpaksa lari daripada prinsip saya. Kalau saya nak hasilkan satu-satu drama itu, saya nak buat tanpa rasa terdesak”, tutur pengarah drama bersiri Demi Dia ini lagi.

Perkembangan lain, beliau kini sedang dalam proses menyiapkan filem terbarunya yang diberi judul Penunggu. Filem paranormal itu dibintangi pelakon seperti Reizman Khuzaimi dan Ramona Zam Zam. Beliau juga sedang merancang untuk menghasilkan sebuah filem patriotik.

“Selain siapkan Penunggu, saya sedang mencari bahan untuk filem patriotik saya berjudul Tanjong Katong”, kataya yang pernah menghasilkan filem patriotik, Leftenan Adnan. – Malaysian Digest
Read More..

10 Hal yang Tak Ternilai di Dunia

. Selasa, 10 Desember 2013
0 komentar
Jangan sesekali beranggapan bahwa segala sesuatunya dapat dibeli dengan uang. Pernyataan tersebut salah besar dan pernyataan itu cuma dikatakan oleh orang yang berpikiran sempit. Banyak sekali hal-hal di dunia ini yang tak ternilai harganya. Berikut beberapa hal sederhana dan sangat tak bernilai harganya.
www.didunia.net


Waktu
Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya.

Kebahagiaan
Memang kedengarannya aneh, Tetapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena anda bisa membiayai liburan mewah, memberi laptop dengan fasilitas yang sangat modern, atau modifikasi mobil balap. Tapi uang tidak bisa menghadirkan secercah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.

Kebahagiaan Anak
Untuk membelikan makan dan pakaian yang bagus – bagus untuk anak tercinta memang membutuhkan uang. Tapi anda tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.

Cinta
Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

Sikap Yang Baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.
 
 
sumber
Read More..