Tampilkan postingan dengan label dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dia. Tampilkan semua postingan
Inilah Dia 10 Keunikan Perempuan Indonesia
Label: 10, dia, indonesia, inilah, keunikan, perempuan
Studi psikografi terkini terhadap perempuan Asia yang diadakan oleh Universal Networks International bekerja sama dengan Synovate menghasilkan potret perempuan urban modern yang unik. Universal Networks International (UNI) menyebutnya sebagai High Heeled, Riset High Heeled Warriors di Asia ini menggambarkan perempuan yang berambisi dalam karier, juga kesejahteraan keluarganya, tetapi tetap memiliki nilai dan identitas diri yang dipertahankan atas kehendaknya sendiri. Perempuan memiliki kuasa atas dirinya, mampu dan aktif mengambil keputusan, termasuk dalam keluarga.
Menurut UNI, High Heeled Warriors di Indonesia, para perempuan urban modern, memiliki 10 sifat yang unik. Boleh jadi salah satu, beberapa, atau bahkan semua sifat ini juga bisa ditemui dalam diri Anda. berikut adalah keunikan dari perempuan Indonesia:
1. Ikatan kuat dengan keluarga dan masyarakat
Perempuan urban modern di Indonesia menilai bahwa mengasuh, mencintai, dan bertanggung jawab terhadap keluarga sebagai hal penting dalam hidup. Ia percaya bahwa memiliki karier adalah cara untuk berkontribusi terhadap keluarganya. Termasuk sebagai konsumen, prioritasnya dalam membeli produk adalah untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya.
2. Selalu terhubung dengan teman dan kerabat
Ia memiliki hubungan baik dengan teman-teman yang dikenal sejak lama. Sahabat adalah bagian penting dalam hidupnya.
3. Terpelajar
Semakin banyak perempuan modern di perkotaan yang mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi kalangan terpelajar. Ia selalu mencari informasi terbaru agar bisa merencanakan kehidupan dengan lebih baik.
4. Berorientasi sukses
Keluarga dan karier menjadi prioritas untuk mencapai kehidupan sukses yang seimbang. Inilah orientasi perempuan modern di perkotaan di Indonesia. Ia ingin mencapai sukses di setiap aspek kehidupan, termasuk sukses dalam membina keluarga harmonis dan membesarkan anak-anak.
5. Berorientasi karier
High Heeled Warriors Indonesia adalah mereka yang mendapatkan kepuasan pribadi. Salah satunya dengan memiliki rasa penghormatan atas diri sendiri serta kebanggaan dengan menjadi perempuan dan ibu bekrja yang sukses dan modern.
6. Ingin terlihat cerdas dan modern
Perempuan urban modern menggambarkan dirinya sebagai sosok yang intelek dan melek fashion. Bagaimana ia berpenampilan dan membawakan diri, hal tersebut menjadi penting baginya.
7. Melek keuangan
Perempuan modern di Indonesia menerima norma sosial sebagai bagian dari kehidupannya. Namun, ia tidak melihat dirinya sebagai sosok pasif dalam pengambilan keputusan, terutama di keluarga.
Ia secara berkala mendiskusikan keuangan keluarga dengan suami. Ia bekerja untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga. Ia merencanakan keuangan dengan lebih baik untuk hidup lebih mapan.
8. Melek teknologi
Agar selalu terhubung dengan keluarga dan teman, yang menjadi prioritasnya, perempuan modern di perkotaan termotivasi untuk memiliki teknologi terkini. Riset ini menunjukkan 55 persen perempuan Indonesia percaya bahwa teknologi modern punya peran dalam kesuksesannya dalam karier dan membantunya dalam kehidupan pribadi.
9. Peduli pada kesehatan
Keseimbangan gaya hidup antara karier, keluarga, dan diri sendiri penting bagi perempuan modern Indonesia. Karenanya, ia menilai penting dan membutuhkan kegiatan, juga produk yang membantunya mencegah penyakit dan meningkatkan nutrisi sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidupnya. Tak ayal, fitness dan aerobik menjadi pilihan menarik bagi perempuan Indonesia, yang tak ditemui pada perempuan lainnya di Asia Tenggara.
10. Ingin aman dan nyaman
Perempuan urban modern di Indonesia menghargai pentingnya relaksasi dan memanjakan diri. Namun, kenyamanan ini tak hanya untuk dirinya pribadi. Hal ini diekspresikannya dengan merencanakan masa depan keluarga, termasuk keuangan, dan memastikan semua faktor keamanan dan kenyamanan itu telah disiapkan dengan baik.
Dengan persiapan yang matang, perempuan lebih termotivasi untuk mewujudkan kehidupan yang aman dan nyaman untuk dirinya, terutama keluarganya.
sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11301647
Ini Dia 7 Kata Yang Sering Disalah Artikan
Label: 7, artikan, dia, disalah, ini, kata, sering, yangTidak semua orang Indonesia mengerti dengan sempurna bahasanya sendiri, terutama untuk di forum formal. Kalau untuk bergaul sehari-hari mungkin tidak terlalu masalah. Ini dia Bahasa Indonesia salah kaprah yang sering keceplosan dipake di forum formal:
RUBAH - UBAH

Di kelas pasti kamu pernah diskusi sama teman sekelas atau guru, "Bagian ini harus dirubah."
Apa itu dirubah? Dibuat jadi rubah? Dijadikan rubah?
kita kasih tau, yang benar itu ternyata "ubah", "diubah", atau "mengubah".
ABSEN:

"Eh, nitip absen dong!" salah satu teman kamu pasti pernah bilang ini ke kamu. Itu artinya dia nitip untuk nggak dihadirkan di kelas, soalnya "absen" itu artinya tidak hadir.
ACUH :

Biasanya kata ini digunakan salah kaprah dalam lirik lagu. Di beberapa lagu, kata "acuh" diartikan nggak peduli, padahal "acuh" itu sendiri artinya peduli.
Jadi, kalau nggak peduli jadinya tidak acuh.
SERONOK:

Pernah ada pejabat yang menyinggung soal pakaian, melarang orang untuk berpakaian tidak seronok. "Seronok" itu artinya enak dilihat. Jadi kalau menyuruh orang untuk berpakaian tidak seronok, berarti menyeruh mereka untuk berpakaian yang tidak enak diliat, misalnya: pake baju yang glitter-an sampe bikin sakit mata.
GEMING:

"Diam tak bergeming", itu salah satu contoh kalimat yang kata di dalamnya kurang tepat. "Bergeming" itu artinya diam tidak bergerak. Kalau sudah tau, nanti jangan keceplosan ya..
BILANG: .
sering kali orang berkata :
#eh bilangin aku kalau besok ijin (salah)
#eh sampaikan aku kalau besok ijin (benar)
kata bilang itu sebenarnya untuk di matematika :"bilangan persegi sama kuadrat" ..
JAM
Untuk menunjukkan waktu menggunakan kata "pukul," bukan jam.Jam sendiri digunakan untuk menunjukkan lamanya waktu. Sekarang jam berapa? (salah) Sekarang pukul berapa? (benar) Perjalanannya membutuhkan waktu dua jam (benar)